Monday, 25 March 2019

SYARIAT YANG SEMPURNA


Isa diutus dengan membawa tuntunan yang indah tentang kesantunan dan kasih sayang  namun akhlak yang diajarkan oleh Muhammad lebih indah dan lebih agung.

Musa diutus dengan membawa ajaran yang berat penuh perjuangan dan pengorbanan. Namun syariat Muhammad lebih ketat dengan adanya kewajiban hudud dan jihad.

Karenanya dikatakan : "Isa 'alaihissalam diutus dengan Jamal (keindahan) dan Musa 'alaihissalam diutus dengan Jalal (keperkasaan). Sedangkan Rasulullah shalallahu'alaihi wassalam diutus dengan membawa Kamal (kesempurnaan)."

Umat ini dididik oleh sang Nabi agar memiliki hati selembut merpati, namun memiliki taring dan cakar seekor singa.

اللهم صل وسلم عيله وعلى أله وصحبه أجمعين.

KETIKA AL QUR'AN DITELANTARKAN

Orang beriman memiliki timbangan untuk mengukur kebenaran dan kebatilan, yakni kitab suci al Qur'an.

Karenanya bahkan mereka bisa mengambil manfaat dan belajar tentang kebaikan dari seekor hewan sekalipun.

Seorang mukmin belajar dari keledai tentang arti kesabaran, bukan kedunguan.

Belajar dari rajawali tentang keperkasaan diangkasa tinggi, bukan menjadi pemakan bangkai.

Belajar dari anjing tentang makna kesetiaan, tapi tidak menggonggong.

Maka ketika al Qur'an sebagai panduan telah banyak ditelantarkan. Lahirlah bahkan dari madrasah dan sekolah kedunguan keledai, kerakusan rajawali dan kepandaian melolong seperti anjing.

ANTARA SOSMED DAN MASA DEPAN

Dahulu orang bijak memberi pengingat dengan seuntai nasehat :

أخبرني ما قرأت أخبرك من أنت

"Kabarkan kepadaku apa bacaanmu, aku akan kabarkan siapa sebenarnya dirimu."

Hampir serupa, hari ini kita bisa mengetahui latar belakang, kepribadian, kecendrungan sampai alur berfikir seseorang lewat aktivitasnya di sosial medianya.

Bisa jadi nanti akan mulai menjadi trend bagi perusahaan yang akan menerima karyawan, sekolah yang merekrut peserta didik, atau bahkan orang tua yang mencari mantu, menentukan pilihannya berdasarkan pertimbangan isi tulisan di akun sosial media seseorang.

Karena hampir semuanya terekam lengkap disana. Maka karier dan masa depan seseorang akan sangat dipengaruhi oleh apa yang ia posting diberanda sosial medianya.

Jejak digital akan sangat bisa membantu datangnya kebaikan dunia dan akhirat, atau sebaliknya, menjadi batu sandungan untuk kesuksesan, atau tertimpanya seseorang berbagai keburukan. Maka berhati-hatilah ...

DO'A MEMINTA PEMIMPIN YANG AMANAH

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوْذٌبِكَ مِنْ إمَارَةِ الصبْيَانِ وَالسُّفَهَاءِ

“Ya Allah, kami berlindung kepadaMu dari pemimpin yang kekanak-kanakan lagi dungu.”

اللَّهُمَّ لاَ تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لاَ يَرْحَمُنَا

"Ya Allah, jangan engkau serahkan kepemimpinan kami kepada orang yang tidak mengasihi kami."

اللَّهُمَّ لَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوْبِنَا مَنْ لَا يَخَافُكَ فِيْنَا وَلَا يَرْحَمُنَا

“Ya Allah jangan engkau hukum kami dengan sebab dosa-dosa kami dengan adanya pemimpin yang tidak takut kepadaMu dan tidak sayang kepada kami.”

اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُوْرِنَا، اَللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيْهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ اْلإِسْلَامِ وَالْمُسْلِمِيْنَ.

“Ya Allah, perbaiki keadaan para pemimpin- pemimpin kami, berikanlah taufik kepada mereka untuk melaksanakan perkara terbaik  bagi Islam dan kaum muslimin. "

اَللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوْءِ وَالْمُفْسِدِيْنَ وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ وَالنَّاصِحِيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ

"Ya Allah, jangan engkau jadikan bagi pemimpin kami para pendamping yang buruk dan pembisik yang merusak. Tapi dekatkanlah kepadanya orang-orang baik dan para pemberi nasihat, wahai Tuhan semesta alam."

═══ ❁✿❁ ═══

Waktu semakin dekat, mari perbanyak memohon kepada Allah terutama dikala sedang bersujud.

Tuesday, 19 March 2019

APA ITU PENYAKIT 'AIN ?

'Ain adalah penyakit yang sangat berbahaya, namun kebanyakan orang meremehkannya.
Penyakit ini datang karena efek pandangan mata orang yang hasad (dengki) atau sebaliknya, karena kegaguman berlebihan kepada sesuatu yang dilihatnya.

Maka berhati-hatilah dari orang yang terlalu benci atau sebaliknya terlalu mengagumi, keduanya adalah penyebab datangnya 'ain.

Kita sering mendengar atau bahkan menyaksikan seseorang yang jadi pusat perhatian, publik figur, atau artis yang sedang menanjak karirnya, tiba-tiba meninggal dunia. Penyakit ‘ain lah diantara penyebabnya ! 
Dalam hadits riwayat Ahmad disebutkan : "Ain bisa menggelincirkan orang yang sedang berada diketinggian."

'Ain juga bisa terjadi meski tidak melalui tatapan langsung, semisal lewat foto yang kita pajang. Terlebih bayi dan anak-anak sangat rentan terkena penyakit 'ain.

Dan diantara kiat menghindari datangnya penyakit yang sangat berbahaya ini adalah, saat memajang foto di sosial media sertakan dzikir atau nama Allah.

Yang terbaik adalah :

مَا شَاءَ اللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Atau cukup :

مَا شَاءَ اللَّهُ

Jika tidak, yang penting tercantum bersama foto asma Allah, semisal : Bismillah, atau barakallah, atau semoga Allah meridhai dan lainnya."

Wallahu a'lam.

Tuesday, 25 December 2018

PURA-PURA SAKIT

Sebagaimana kita ketahui dimasa kekhalifahan Islam, fasilitas publik seperti rumah sakit memberikan pelayanan secara gratis. Bukan hanya gratis, bahkan pasien yang telah sembuh dapat semacam upah pengganti karena selama sakit dia tidak bisa bekerja.

Desain rumah sakit juga sangat nyaman, lengkap dengan taman, perpustakaan dan beberapa wahana permainan. Hingga tahukah anda, ada saja orang sehat pada masa itu yang iseng dengan berpura-pura sakit ? Agar bisa mencicipi layanan gratis tersebut.

Seperti kisah unik yang dituturkan oleh seorang pakar sejarah kenamaan Khalil Syahin Al Dzahir kala ia berkunjung ke salah satu rumah sakit di Damaskus tahun 831 H. Dia mendapati seseorang yang berpura-pura sakit di rumah sakit tersebut. Meski dokter tahu bahwa si pasien sebenarnya tidak sakit, tapi pihak rumah sakit tetap memberikan peyanan kepadanya secara sempurna.

Setelah tiga hari berlalu, dokter menuliskan resep kepadanya yang isinya : “Maaf, tamu tidak boleh bermukim lebih dari tiga hari.”

IBUMU

Bertutur kata lembut, merangkai ucapan berupa kalimat manis nan indah adalah perintah agama yang harus ditunaikan setiap anak kepada ibunya. Tidak hanya pada hari tertentu, tapi disetiap tempat dan disemua waktu.

Dan jangan sampai kita lupa, bahwa seorang ibu memiliki hak yang jauh lebih besar dari sekedar kata - kata dan ucapan selamat dari anak-anaknya, terlebih lagi dari anak laki-lakinya.

Seorang ibu berhak untuk mendapatkan doa tersyahdu, perlakuan terbaik, dicukupi saat kekurangan dan mendapatkan kelembutan sikap dari setiap anak yang pernah ia lahirkan ke dunia ini. Maka jangan sampai engkau tertipu, merasa telah menunaikan semua baktimu, hanya karena pandai merangkai kata untuknya dihari ibu.

Bahkan seandainya semua waktu kita gunakan untuk melayaninya, bongkahan emas sebesar gunung kita berikan sebagai hadiah untuknya, itu bahkan tak sepadan untuk mengganti setetes air susu darinya dan rintih deritanya saat ia melahirkan kita kedunia.

═══ ❁✿❁ ═══

Seseorang datang kepada Rasulullah, lalu bertanya, “Ya Rasul, siapakah orang yang paling berhak untuk aku pergauli dengan sebaik-baiknya?”

Sabdanya. “Ibumu”, lalu ia bertanya, “Kemudian siapa?” Sabdanya, “Ibumu,” Kemudian bertanya “Siapa lagi?” Sabdanya “Ibumu.” Kemudian ia bertanya, “Lalu siapa?” Sabdanya, “Ayahmu.” (HR. Bukhari).